Suka dengan foto makro? Maksimalkan iPhone Anda. Tidak perlu aksesoris mahal, yang dibutuhkan hanya satu tetes air. Percaya atau tidak, lensa kamera iPhone bisa menjangkau objek mikro seperti sample darah. Tiga foto di bagian atas diambil dengan menggunakan lensa mikroskop, sedangkan bagian bawah diambil dengan lensa iPhone. Percobaan dilakukan di University of California, Davis. Berawal dari percobaan tersebut, fotografer Alexander Wild memberikan tips mudah untuk menghasilkan foto makro dengan iPhone. Read More ...
Motret itu seperti melihat sesuatu. Hanya saja kalau mata manusia bebas melihat kemana-mana, sementara lensa melihat dan menangkap sebagian kecil (potongan) dari apa yang kita lihat. Oleh karena itu, diperlukan cara pandang baik agar apa yang dihasilkan terlihat menarik dalam sebuh frame. Bunga menjadi satu hal yang selalu menarik bagi fotografer. Di kesempatan ini, kami memotret bunga dengan berbagai hal termasuk mamanfaatkan filter efek sehingga tampak berbeda dibanding kebanyakan. Filter Read More ...
Sering menolak tawaran foto pre-wedding karena tidak memilki peralatan lengkap? Sebaiknya jangan lakukan itu lagi. Hanya bermodalkan satu kamera DSLR dan lensa kit, Anda bisa menerima proyek pre-wedding jutaan rupiah. Kami akan memberikan beberapa tips ringan dalam memotret pre-wedding dengan peralatan minim. Percaya diri Ini adalah hal pertama yang harus Anda lakukan pertama kali. Sekali Anda tidak percaya diri di depan klien, maka saat itu pula sang klien akan merasakannya. Read More ...
Dalam foto zooming terkesan gambar yang blur seakan bergerak menuju atau membuyar dari satu area fokus. Teknik ini berbeda dengan panning meski keduanya sama-sama memfokuskan pada obyek dan mengaburkan backround. Sebab pada prakteknya, teknik zooming hanya bisa dilakukan dengan lensa zoom. Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, atur pada kecepatan rendah. Biasanya tidak lebih dari 1/30, tapi itu tidak mutlak tergantung sang fotografer. Alasannya menggunakan speed rendah untuk mengaburkan Read More ...
Membekukan gerakan dalam fotografi diperlukan teknik yang tepat. Aturan dasarnya adalah kamera harus memiliki daya tangkap yang lebih cepat dari gerakan obyeknya. Karena semakin tinggi gerakan obyek, membutuhkan kecepatan bidik yang lebih tinggi pula. Misalkan mengabadikan orang yang sedang berselancar dan pelari, diperlukan kecepatan berbeda. Karena kecepatan gerakan dari keduanya juga tidak sama. Kami coba membekukan gerakan tumpahan air pada jeruk yang ditaruh di atas gelas. Sebelum melakukan eksekusi, beberapa Read More ...

English
العربية
Bahasa Indonesia
中文(简体)
Nederlands
Français
Deutsch
Italiano
日本語
Latīna
Tagalog
ภาษาไทย
Türkçe
Tiếng Việt
Add to Google









